Sunday, 4 December 2016

Behind The Screen of Nobar Semifinal AFF Cup 2016 Timnas vs Vietnam

Assalamualaikum Wr. Wb...

Persiapan yang pas pasan, ketidaktahuan medan serta ketidakpercayaan diri yang sebenarnya membuat saya ragu ragu menyelenggarakan acara nobar Semifinal AFF 2016 antara Timnas vs Vietnam yang disiarkan live dari Stadion Pakansari Bogor (Sabtu, 3/12) dari jam 7 malam sampai selesai. Padahal sebenarnya ini mungkin acara yang kepuluhan kali dalam hidup saya yang biasa saya adakan. Karena acara ini ajakan dari teman yang tiba tiba inbox di FB Senin jam 10 pagi tanggal 28 Nov, jadi tanpa pikir panjang saya iyakan saja. Sebenarnya saya cuman punya misi BELA PERSEBAYA. Njelalah aku & dia malah kelakabakan hehe….Tapi percayalah Adit "Sebaik baiknya orang adalah orang yang membawa manfaat positif bagi orang lain"...

Banyak pertimbangan yang saya pikirkan mengenai pemilihan tempatnya. Mulai dari lokasi yang strategis (mudah dijangkau dari public transport), aman (kurang obrak’an polisi), happening (pemandangannya bagus), murah, dan luas. Sekaligus memikirkan rangkaian acara apa saja yang bisa digelar di lokasi itu dan sesuai untuk para audiens yang hadir nanti, mulai dari suporter yang doyan main futsal, cewek cewek yang suka kuliner dan ngerumpi, bapak ibu yang membawa keluarganya dan suporter suporter yang suka jerit jerit dan merokok. Hehe…

Dan pilihannya jatu pada Arena Futsal Rooftop The Zon Hotel sebelah Masjid KLCC. Walopun bekas kantor saya ada di depan hotel ini, tapi tak pernah terpikirkan sekali pun tempat ini dalam pikiran saya. MAKLUM!! Saya cuman pernah dengar saja kalo teman teman di kantor lama saya selalu main futsal disitu dan tak pernah sekalipun menginjakkan kaki di rumput sintetisnya hahaha…Usulan ini sebenarnya datang dari teman teman Kediri yang pernah menjajal lapangan itu, setelah sebelumnya aku preffer untuk digelar di lapangan futsal Pandan Jaya sebelah basecamp Bonek Malaysia. Fix, nyewa 4 jam ( 7 malam - 11 malam) dengan harga RM110/jam, agar penonton masih bisa naik public transport LRT/Bus/KTM yang tutup beroperasi jam 12 malam.

Tiada pemandangan yang paling indah kecuali kebersamaan nonton timnas dan BELA PERSEBAYA di perantauan. Apik kan view nya??

Hari Jumat, hati tenang mengetahui kalo lokasinya sangat memenuhi kriteria & pertimbangan tadi, kini saatnya mikir yang lain. LCD Proyektor, Giant Screen, Sound System, Spanduk, Laptop, Kabel dan lain lain terngiang ngiang di kepala saya. Ok Good!! Kabar baik datang. LCD & Sound System sudah ada yang back up. Jadi tinggal mikir giant screen dan gimana bikin spanduk Bela Persebaya dalam keterbatasan manpower dan waktu ditengah kesibukan kerja dan ngurus orang rumah yang lagi Hamilton hehe...

 Dikarenakan rumput sintetis basah karena hujan di pagi hari, akhirnya spanduk raksasa yang bertuliskan ANDIK KAMU BISA jadi alas yang bermanfaat.

So, giant screen menggunakan kain putih yang saya petong menjadi 2 bagian dan saya jahit di penjahit Pasar Taman Dato Harun dengan biaya RM7. Saya beli 6 meter di Toko Kain Nagoya di Jusco Subang Jaya, harganya RM6/meter dengan tinggi 1,5 meter per bidangnya. Sedangkan kain spanduk Bela Persebaya saya beli yang harganya RM3/meter dengan tinggi bidang 1 meter. Sore hari saya taruh di kedainya, besok paginya jahitan sudah siap ditiriskan. Maknyuuusss pemirsaaa…Kepercayaan diri mulai terbangun mulai perlahan.

Setelah naruh jahitan, saya segera ke rumah teman teman Bonek Malaysia di daerah Cheras yang bersedia membantu membuat spanduk dengan bahan cat minyak. Mereka yakin dan janji bahwa “garapan spanduk” ini akan siap sebelum besok pagi. Beli Cat minyak warna hijau, pensil, kuas di toko terdekat dan totalnya RM14 saja. Mereka garap mulai jam 7 malam dan selesai jam 3 pagi. Padahal cat nya kurang, akhirnya diakali pakai bensin karena lupa beli Tiner. hehe. Taraaaa…Jadilah spanduk bertulisakan “KAMI BELA PERSEBAYA”.

 Gara gara GoPro ga dipasang chasing jadinya semua foto saya hasilnya blur.

Hari H, saatnya meluncur dengan rasa optimis, jam 5 sore on the way dari Cheras menuju venue dengan waktu tempuh 30 menit karena kebetulan jauh dan ga macet bersama Cak Bayu & Cak Gopel. Sebelumnya sempat meninjau dunia maya FB dan Twitter mengenai promosi acara ini yang disebarkan oleh teman teman sendiri, dan antusiasnya luar biasa disitu. Mulanya saya cuman berekspektasi tidak lebih dari 30 orang, dan Alhamdulillah 100 orang lebih dikit. Bahkan mereka bawa makanan dan minuman sendiri sampai bisa dibawa pulang lagi. Dan istimewanya lagi, dana sumbangan sukarela yang terkumpul dari audiens adalah RM607.

Memang ada masalah teknis yaitu Astr* On The Go yang tidak support di browser windows maupun MacOs, website yang R*TI Live Streaming yang congestion, Youtube yang putus putus, namun akhirnya bisa diatasi dengan mengakses website yang kurang populer walopun ada delay sekitar 10 detik. Namun hal itu menjadi hal yang wajar dalam setiap nobar yang mengandalkan koneksi internet, dan mereka tetap bersorak ketika oleh gol yang diciptakan Hansamu Yama Pranata dan Boaz Salosa dibawah langit yang mendung, dengan bulan sabit mengintip, serta background Petronas Twin Towers.

 Harusnya futsalnya main sampai jam 12 malam, namun gerimis dari Allah membuat teman teman pulang lebih awal ke rumah masing masing dengan biaya yang lebih hemat.

Diakhiri dengan foto bersama dan menjalani pertandingan futsal dengan durasi 1 jam saja akibat gerimis, saya harus menjelaskan bahwa dana yang terkumpul tadi akan digunakan untuk membayar sewa lapangan futsal selama 4 jam yang hanya di charge RM350 saja, biaya beli giant screen yang saya charge RM50 saja. Kemudian sisanya RM207 akan digunakan diacara nobar selanjutnya saat leg kedua yang rencananya akan kita buat di Lapangan Futsal sebelah basecamp Bonek Malaysia. Terima kasih Kediri XTreem Malaya, Kaconk Malaysia, Viking Malaysia, Ultras Gresik Malaysia, Persatuan Pelajar Indonesia Malaysia dan seluruh WNI yang sudah mensukseskan acara nobar ini. Sampai jumpa di acara acara berikutnya…


Wassalamualaikum…SALAM SATU NYALI!!

 Foto bersama sebagian penonton yang hadir di acara nobar semifinal AFF Cup 2016 melawan Vietnam yang dilangsungkan di Std Pakansari Bogor.

No comments:

Post a Comment