Wednesday, 8 February 2017

Parkir Motosikal / Sepeda Motor di KLIA 2

Assalamualaikum Wr. Wb. & Selamat Malam para traveller....

Bandara KLIA 2 terletak kurang lebih 50 KM dari KL. Ada banyak moda transportasi menuju kesana, mulai dari kereta api (KLIA Express), Bus, Taxi, bahkan juga sepeda motor. Mana yang paling enak? Semua tergantung pada prioritas masing-masing individu, misalnya pertimbangan kecepatan, keselamatan, kemurahan atau kenyamanan.

Namun kali ini saya akan berbagi cerita untuk para traveller yang memilih menggunakan sepeda motor menuju KLIA. Yah moda transportasi yang paling murah menuju KLIA 2 bagi mereka yang mempunyai mesin beroda dua di Malaysia. Lebih spesifiknya saya akan membahas dimana tempat parkirnya di KLIA2 dan berapa tariff per harinya.

Jadi tanggal 3 February 2017 lalu saya ada trip ke Yogyakarta dengan Udara Asia jam 06.30 AM. Tidak ingin merepotkan istri untuk bangun pagi-pagi mengantar ke KLIA 2 dan juga menghemat biaya bensin, tol serta parkir selama 3 hari saya berada di Indonesia, maka saya putuskan untuk mengendarai motor saja. Itung-itung nambah pengalaman hehe.

Saya berangkat dari rumah pukul 04.30 AM via Lebuhraya ELITE. Mengendarai sepeda motor produksi lokal Malaysia "Demak", saya memerlukan waktu 50 menit untuk sampai ke KLIA 2 dengan kecepatan rata-rata 70KM/jam. Tidak banyak kendaraan berlalu lalang di jalan tol dini hari itu, dan Alhamdulillah cuacanya cerah. Tips : PASTIKAN KEADAAN CUACA BERSAHABAT JIKA MENGGUNAKAN SEPEDA MOTOR KE KLIA2.

Nah, saat kamu sudah masuk ke exit KLIA2 di Lebuhraya KLIA extension, pastikan kamu berada di lajur yang paling kiri. Karena kamu harus masuk ke jalur ada singboard-nya bertuliskan "Bas/Teksi/Motosikal". Dan ikuti saja jalan tersebut hingga ujung, dan hingga kamu berada di belakang gedung parkir yang berada di sebelah kanan kamu. Lalu akan nampak ratusan sepeda motor berparkir disitu.

Dan selamat datang di KLIA2, silahkan tekan tombolnya dan ambil tiket parkirnya!!💃💃
Foto diambil dari Google Maps. Pastikan ambil jalur yang paling kiri.
Sesampai dilokasi, indikator bensin menjukkan bahwa bensin tersisa setengah tangki. Dari rumah, saya isi full tank Ron97 atau senilai RM8. Jadi masih ada sisa setengah tangki untuk perjalanan balik ke rumah 3 hari lagi. Tas carrier saya letakkan di depan supaya badan tidak capek.
Parkirlah di sekitar S3, karena berdekatan dengan lift, payment kiosk machine dan mudah dicari. Tapi kalo penuh ya berarti anda kurang beruntung hehe...

Walaupun waktu masih menunjukkan 05.30 AM, parkiran sepeda motor ini sudah penuh.

Ini tiketnya, kalo hilang denda RM50.
Selama 3 hari saya hanya bayar parkir RM3. Berarti RM1/hari.

Nah itu tadi sedikit informasi mengenai bagaimana parkir sepeda motor di KLIA 2. Total ringgit yang saya keluarkan untuk cost bensin dan bayar parkir adalah RM11. Murah bukan? Ya, syaratnya mesti punya sepeda motor. Semoga cerita diatas bisa menjadi pertimbangan anda semua jika ingin ke KLIA 2 menunggangi sepeda motor. Sampai jumpa di cerita selanjutnya. Terima kasih. 😉


Wassalamualaikum. Wr.Wb.

No comments:

Post a Comment