Tuesday, 14 February 2017

Membuat Visa Turis ke China di Kuala Lumpur

Assalamualaikum. Wr. Wb. & Selamat Siang para traveller...


Bingung bagaimana caranya bikin/apply visa China di Malaysia. Saya coba membantu anda. Semoga thread ini bermanfaat buat anda sebagai referensi, terutama non-WNI yang tinggal di Kuala Lumpur (KL) dan punya rencana ke China dari KL. Daripada harus bolak-balik ke Indonesia ngurus visa. Sebenarnya sudah banyak thread sejenis, namun saya coba ulas berdasarkan pengalaman saya sebagai WNI pemegang spouse visa.

Kebetulan saya punya rencana ke China (Guangzhou) dan In Shaa Allah berangkat pada tanggal 20 Februari 2017. Jadi pada hari Selasa (07 Februari 2017) lalu saya memutuskan mengurus visanya, mumpung masih punya waktu 2 minggu sebelum keberangkatan. Takut-takut kalo saya urus di minggu depannya malah banyak halangan. Oh iya, kalo anda berpergian dengan grup/rombongan, maka cukup perwakilan 1 orang saja yang datang mengurus visa dengan membawa persyaratan yang sama dari masing masing individu yang pergi ke China.

Pertama, syarat yang perlu dipersiapkan dan dibawa adalah :

1. Application Form yang dikeluarkan oleh agen resmi yang ditunjuk oleh pemerintah China yaitu China Bridge Sdn Bhd. Form-nya ada 4 lembar. Kamu bisa datang langsung ke lokasi untuk minta form tersebut atau juga bisa download di link ini : https://www.visaforchina.org/KUL_EN/upload/Attach/mrbj/265048.pdf (saya lebih menyarankan anda download filenya daripada harus ambil disana dengan cara antri, dan supaya bisa nulis santai dirumah).
2. Passport Asli yang masih berlaku & Fotocopy-nya 1 lembar.
3. Fotocopy Visa yang masih berlaku di passport kamu. 1 lembar.
4. Fotocopy IC pasangan anda atau Surat Nikah, 1 lembar.
5. Fotocopy Flight Ticket, 1 lembar
6. Fotocopy Confirmation Booking Hotel, 1 lembar.
7. Photo size passport background putih, 2 lembar (1 lembar ditempel di formulir).
8. Minimal passport harus mempunyai 2 halaman kosong.
Kedua, Nah kalo semua syarat diatas sudah lengkap, silahkan langsung menuju ke China Visa Application Service Center di KL. Lebih bagus jika anda datang pagi-pagi supaya tidak antri terlalu panjang dan bisa dapat tempat parkir paling dekat dengan lokasi (buat yang bawa mobil). Kalo yang naik bus bisa turun di Bus Stop Jalan Tun Razak atau Jalan Ampang.
Alamatnya disini (saya copy paste dari website resminya) :
Address: Level 5 & 6, Hampshire Place Office, Jalan Mayang Sari, 50450 KL, Malaysia.
Business hours:
Monday-Friday. Closed on Saturdays, Sundays and Public Holidays.
Submission of applications: 9:00 to 15:00.

Payment and collection: 9:00 to 16:00.
Nah ini denah China Visa Application Center. Kamu bisa masuk dari Jalan Ampang atau Jalan Tun Razak.
Nah ini gedungnya, hampir mirip dengan gedung tinggi di sebelahnya.

Ketiga, jika sudah sampai lokasi dan masuk ke dalam gedung, langsung naik ke lantai 5. Menurut saya, dari berbagai pengalaman membuat visa keluar negeri di KL (Myanmar, India, Schengen, & UK) rasanya membuat Visa China ini adalah yang paling mudah & cepat tapi cukup mahal. Durasi normalnya 4 hari saja. Jika mau express bisa 3-2 hari saja, jelas cost-nya akan lebih mahal, walopun cuman beda 1-2 hari saja hehe. Tapi semua terserah pada urgensi/prioritas dari masing-masing individu.
Setelah keluar dari lift, kamu akan langsung nampak pintu masuknya.
Kalo belum dapat formulirnya, kamu bisa ambil di counter itu. Nampak antrian orang yang ingin mengambil formulir dan mengambil nomor antrian. Setelah dapat formulir, silahkan isi dengan lengkap dan kembali lagi ke counter untuk di-check dan mengambil nomor antrian.
Di counter ini, dan sebelum mendapatkan nomor antrian, formulir dan persyaratan yang kamu bawa akan di-review terlebih dahulu oleh petugas. Dan dia akan membantu menempelkan photo yang satu lagi. Lalu mengembalikan kembali semua dokumen anda.
Karena formulir dan persyaratan yang saya bawa lengkap, maka saya langsung mendapatkan nomor antrian dan 1 declaration form yang wajib ditandatangani.

Keempat. Jika sudah mendapatkan nomor antrian, silahkan duduk di kursi empuk yang nyaman sambil menikmati interior ruangan yang cantik. Karena saya datang pagi-pagi, jadi kursinya tidak banyak terisi. Ada berbagai macam warga negara yang datang kesini, termasuk warga negara malaysia sendiri. Mulai mengurus visa tourist, visa bisnis, visa pelajar & berbagai macam visa yang berhubungan dengan China.
 Bule, warga Malaysia yang tua dan muda juga datang kesini. Masing-masing mengurus visa sesuai keperluan mereka ke China.

Karena counter pelayanan yang dibuka cukup banyak dan karena saya juga datang pagi, maka tak lama saya harus menunggu, kurang lebih 5 menit saja. Alhamdulillah, akhirnya nomor saya dipanggil untuk dilayani di counter 8. Seperti biasa, semua file akan diperiksa lagi kevalidannya, dan ditanyai mengenai hal-hal yang wajar. Jika ada kolom formulir yang tidak terisi, maka petugas akan membantu mengisinya dengan menuliska "N/A". Alhamdulillah, semua lancar.
Tidak perlu khawatir jika kamu tidak mahir bahasa Inggris & Mandarin, saya selalu berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris dengan si Mbak, tapi malah si Mbak menjawab dengan bahasa Melayu walopun dia adalah Chinesse.

Kelima, setelah dinyatakan semua dokumen valid dan lengkap oleh si Mbak. Maka si Mbak akan memberikan tanda terima (pickup form) kepada anda, sebagai tanda bahwa semua dokumen anda sudah diterima oleh mereka. Dan dibelakang kertas ditulis bahwa passport yang sudah ditemple sticker Visa bisa diambil di lantai 6, mulai jam 09.00 pagi sampai 16.00 sore.

Kamu tidak perlu membawa duit banyak pada hari pertama datang kesini, karena pembayaran dilakukan saat pengambilan passport yang sudah diberi sticker Visa. Disebabkan saya memilih proses yang reguler/normal, maka akan dilakukan proses selama 4 hari kerja. Artinya saya harus mengambil passport pada Senin (13 Februari 2017), karena Kamis, 09 Februari lalu adalah hari raya Thaipusam.
 Ini tanda terima yang diberikan oleh petugas. Jangan sampai hilang.
Petugas akan menuliskan kapan kamu harus mengambil passport & visa di belakang kertas tersebut. Saya dikenakan biaya RM188.30 sen karena menurut pemerintah China, Indonesia termasuk negara Third Country. 👳👳
Lebih jelasnya, bisa merujuk pada daftar tariff visa ini. Indonesia termasuk pada kategori "third country".

Keenam, saat hari pengambilan passport, langsung saja naik ke lantai 6. Alhamdulillah akhirnya passport dan visa tourist saya selesai juga. Sebelum tepat pukul 09.00 saya sudah sampai di lokasi. Ternyata saya sudah berada di nomor urut 11 untuk keperluan pengambilan passport. Mungkin semua orang yang mengambil passport mempunyai persepsi yang sama yaitu "datang awal, kembali awal", walaupun sebenarnya proses pembayaran dan pengambilan passportnya cukup cepat.
Hampir mirip counter pelayanan di lantai 5. Namun counter di level 6 ini relatif sepi.
 Nanti petugas yang jaga di counter itu akan memeriksa apakah tanggal kedatangan anda sesuai jadwal, jika sesuai akan diberikan nomor antrian.
 Counter 32-34 adalah counter pembayaran, counter 35-37 adalah counter pengambilan passport. Belum jam 9 ya jelas belum dibuka hehe..
Nah ini penampakan visa dan kwitansi pembayarannya.

Ok, begitu tadi pengalaman saya membuat visa china di Kuala Lumpur sebagai WNI yang berdomisili di Malaysia. Semuanya relatif lancar, mudah dan transparan. Bisa jadi ada yang punya pengalaman yang berbeda dari saya. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa di thread selanjutnya. Terima kasih 👍
Wassalamualaikum Wr. Wb.

No comments:

Post a Comment